Kingdom Tower: Gedung Terjangkung Setinggi 1 Kilometer

Jul 19, 2012 – Rumah.com

RumahCom – Kingdom Tower bakal menjadi gedung tertinggi di dunia saat rampung pada 2020 mendatang. Gedung pencakar langit yang terletak di kota Jeddah, Arab Saudi ini dibangun dengan ketinggian mencapai 1 kilometer—lebih tinggi dari gedung tertinggi di dunia saat ini: The Burj Khalifa di Dubai yang ‘hanya’ memiliki ketinggian 828 meter.

Gedung yang semula direncanakan memiliki ketinggian 1,6 kilometer ini diperkirakan akan menelan biaya sebesar USD13,6 miliar.  Sementara, desain gedung dikerjakan oleh arsitek Adrian Smith dari Adrian Smith + Gordon Gill Architecture, perusahan yang berbasis di Chicago, Amerika Serikat.

Pengembang gedung ini tak lain adalah Pangeran Al-Waleed bin Talal, sepupu Raja Abdullah, yang dinobatkan sebagai orang terkaya di Timur Tengah. Pangeran Talal adalah chairman dari Kingdom Holding Company (KHC), perusahaan terbesar di Arab Saudi.

 

Skyscraper ini berdiri di atas lahan 50 hektar, dimana di dalamnya terdapat beberapa gedung lain. Pembangunan gedung ini juga merupakan tahap awal dari tiga tahap pembangunan Kingdom City—yang akan dijadikan sebagai distrik baru di Jeddah.

Kawasan ini berada sekitar 20 kilometer sebelah utara Jeddah. Kingdom City didesain oleh HOK Architects dengan biaya sebesar USD20 miliar dan waktu pembangunan selama sepuluh tahun.

 

RumahCom – Tidak hanya konglomerat Pakistan saja yang berambisi mengambil alih mahkota gedung tertinggi sejagat milik Burj Khalifa, Pangeran Arab Alwaleed bin Talal bersama pengembang asal Negeri Ratu Elizabeth juga akan mendirikan menara setinggi 3.280 kaki (setara satu kilometer) yang akan diberi nama Kingdom Tower.

Perusahaan patungan asal Inggris, Mace dan EC Harris memenangkan kontrak pembangunan Kingdom Tower senilai USD1,2 miliar (Rp11,65 triliun). Menara tersebut merupakan proyek terpadu (mixed use), dimana akan terdiri dari hotel, apartemen, perkantoran, dan dek observasi dengan luas total mencapai lebih dari 5,3 juta kaki persegi (492.400 meter persegi).

Mark Reynolds, Chief Executive Mace dan Keith Brooks, Head of Property and Social Infrastructure EC Harris mengatakan, ini merupakan mega proyek yang menegaskan eksistensi Arab di dunia internasional.

Proyek yang diharapkan selesai pada 2017 itu nantinya akan lebih tinggi dari Signature Tower di Jakarta, Indonesia, dengan ketinggian 638 meter dan memiliki 111 lantai. Proyek besutan PT Danayasa Artathama, Tbk. milik Tommy Winata ini, nantinya juga akan terdiri dari apartemen, perkantoran, ritel, dan hotel. Proyek yang juga dijadwalkan rampung pada 2017 ini, diperkirakan menelan biaya USD2 miliar, atau sekitar Rp18 triliun. (*)

Im Suryani
imsuryani@rumah.com

Foto:  istimewa
Anto Erawan
antoerawan@rumah.com

sumber: Wikipedia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s