Galeri Nasional menghadirkan pameran Indonesia Emerging Architecture

RumahCom – Galeri Nasional menghadirkan pameran Indonesia Emerging Architecture 1.0 bertema ‘Dari, Di, dan Ke’. Pameran yang berlangsung 12 – 30 Desember tersebut, menampilkan karya-karya lima arsitek: Ary Indra, Adi Purnomo, Budi Pradono, Shau, dan Urbane.

Pameran yang dimulai sejak 12 Desember hingga 30 Desember ini diharapkan bisa menginspirasi pengunjung Galeri Nasional dalam hal memaksimalkan ruang interior maupun eksterior tanpa melupakan estetika.

“Berbeda dengan kelaziman kuratorial dalam memilih karya seni, maka kali ini tema diberikan untuk ditafsirkan melalui kreasi para arsitek yg ikut serta,” demikian penjelasan Gunawan Tjahjono, kurator pameran yang disponsori Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ini.

 

Dalam pameran ini, Adi Purnomo, arsitek yang meraih penghargaan Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI) 2002, menampilkan sebuah keunikan untuk memaksimalkan ruang kosong. Instalasinya yang diberi judul ‘Omong Kosong Ruang Kosong’, menampilkan bentuk kandang ayam dengan celengan ayam.

Karya instalasi ini dirancang kurang dari empat jam dan dibangun kurang dari empat jam dengan menggunakan material dari industri kecil yang tidak lagi dilirik. Hal lain yang jadi pertimbangan adalah emisi karbon yang mendekati nol.

“Menurut saya, yang membedakan instalasi arsitektur dengan instalasi seni yang lain adalah persoalan tektonika, atau cara ruang terbangun dengan material tertentu. Di sini, sebuah ruang kosong dibangun dari ruang kosong yang lain, yaitu kurungan ayam. Dari kurungan diartikan menjadi bukan kurungan (pembentuk ruang) lalu menjadikannya sebuah ruang yang mengurung lagi. Material yang tersusun tidak bernilai kurungan lagi meski masih mengandung wujudnya,” papar Adi, panjang lebar.

“Sebuah instalasi arsitektur bisa menjadi alat bertutur yang bebas tanpa terikat fungsi. Bahkan, misalnya itu sebuah omong kosong sekalipun,” tukasnya.

Anto Erawan
antoerawan@rumah.com

foto: istimewa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s