Pesona Magelang

Kabupaten Magelang
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Magelang kabupaten)
Perubahan tertunda ditampilkan di halaman iniBelum Diperiksa
Langsung ke: navigasi, cari
Untuk Kota yang bernama sama, lihat pula Kota Magelang. Untuk kegunaan lain dari Magelang, lihat Magelang (disambiguasi).
Untuk artikel tentang Ibukota Kabupaten Magelang, lihat Mungkid (Kota).
Kabupaten Magelang Lambang Kabupaten Magelang.jpg
Lambang Kabupaten Magelang
Motto: Magelang Gemilang: Gemah Ripah Iman Cemerlang

Locator kabupaten magelang.png
Peta lokasi Kabupaten Magelang
Koordinat: 7° 28′ 0″ S, 110° 13′ 0″ E
Provinsi Jawa Tengah
Dasar hukum UU No. 13/1950
Tanggal –
Ibu kota Kota Mungkid
Pemerintahan
– Bupati Ir. H. Singgih Sanyoto
– DAU Rp. 669.259.369.000,-(2011)[1]
Luas 1.085,73 km2
Populasi
– Total 1.204.974 jiwa (2008)
– Kepadatan 1.109,83 jiwa/km2
Demografi
– Kode area telepon +62293
Pembagian administratif
– Kecamatan 21
– Kelurahan 367 Desa / 5 Kelurahan
– Situs web http://www.magelangkab.go.id/

Kabupaten Magelang adalah sebuah Kabupaten di provinsi Jawa Tengah. Ibukota Kabupaten ini adalah Kota Mungkid. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Semarang di utara, Kabupaten Semarang dan Kabupaten Boyolali di timur, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Purworejo di selatan, Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Temanggung di barat, serta Kota Magelang yang berada di tengah-tengahnya.

Candi Borobudur, sebuah mahakarya peninggalan Dinasti Syailendra yang kini menjadi kebanggaan Indonesia dan dunia, berada di wilayah Kabupaten Magelang.
Daftar isi

1 Sejarah
2 Daftar Bupati Magelang
3 Geografi
4 Pembagian administratif
5 Transportasi
6 Pendidikan
7 Pariwisata
8 Rupa-rupa
9 Tokoh Utama yang Berkaitan
10 Referensi
11 Pranala luar

Sejarah

Terdapat beberapa versi yang menjelaskan asal nama Magelang. Versi terpopuler mengatakan bahwa Magelang berasal dari kata tepung gelang, yang berarti “mengepung rapat seperti gelang”. Nama tersebut diberikan untuk mengenang Raja Jin Sonta yang dikepung di daerah ini oleh pasukan Mataram sebelum akhirnya mati di tangan Pangeran Purbaya.
Pawai kehormatan regent Magelang (1866)

Sejarah Kabupaten Magelang tidak bisa dipisahkan dari perkembangan Kota Magelang. Pada tahun 1812, Letnan Gubernur Jendral Sir Stamford Raffles mengangkat Ngabei Danuningrat sebagai Bupati pertama Magelang dengan gelar Adipati Danuningrat I. Penunjukkan ini terjadi sebagai konsekuensi perjanjian antara Inggris dan Kesultanan Yogyakarta pada tanggal 1 Agustus 1812 yang menyerahkan wilayah Kedu kepada pemerintah Inggris. Sejak itu Danuningrat menjadi bupati pertama di Kabupaten Magelang dengan gelar Adipati Danuningrat I. Atas petunjuk dari gurunya beliau memilih daerah antara desa Mantiasih dan desa Gelangan sebagai pusat pemerintahannya. Pada tahun 1930, jabatan bupati diserahkan dari dinasti Danuningratkepada pejabat baru yang bernama Ngabei Danukusumo. Sementara itu sebagai tindak lanjut dari Keputusan Desentralisasi (Decentralisatie Besluit) tahun 1905, kota Magelang menjadi gremente bersama dengan Kota Semarang, Salatiga, dan Pekalongan. Jabatan walikota baru diangkat pada tahun 1924. Namun kedudukan Bupati masih tetap berada di kota Magelang. Akibatnya ada sejumlah pimpinan di daerah Magelang yaitu Bupati Magelang, residen Kedu, asisten residen Magelang dan Walikota Magelang.

Seiring dengan waktu, kedudukan Kabupaten Magelang diperkuat melalui UU No. 2 tahun 1948 dengan ibu kota di Kota Magelang. Pada tahun 1950 berdasarkan UU No. 13 tahun 1950 Kota Magelang berdiri sendiri dan diberi hak untuk mengatur rumah tangga sendiri, sehingga ada kebijaksanaan untuk memindah ibukota kabupaten ke daerah lain. Ada dua alternatif ibukota penganti Kota Magelang, yaitu Kawedanan Secang atau Kawedanan Muntilan, namun kedua daerah ini ditolak. Pada tanggal 22 maret 1984, kecamatan Mertoyudan bagian Selatan dan kecamatan Mungkid bagian Utara dipilih secara resmi sebagai ibukota Kabupaten Magelang oleh gubernur Jawa Tengah dengan nama Kota Mungkid.
Daftar Bupati Magelang
NAMA BUPATI MASA JABATAN
Drs. Adnan Widodo 1959-1967
Drs. Achmad 1967-1979
Drh. Soepardi 1979-1983
Mohamad Solihin 1984-1994
Kolf. Inf. Kardi 1994-1999
Drs. Hasyim Affandi 1999-2004
Ir. H. Singgih Sanyoto 2005-sekarang
Geografi

Kabupaten Magelang berada di cekungan sejumlah rangkaian pegunungan. Bagian timur (perbatasan dengan Kabupaten Boyolali terdapat Gunung Merbabu (3.141 meter dpl) dan Gunung Merapi (2.911 m dpl). Bagian barat (perbatasan dengan Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo) terdapat Gunung Sumbing (3.371 m dpl). Di bagian barat daya terdapat rangkaian Bukit Menoreh. Bagian tengah mengalir Kali Progo beserta anak-anak sungainya menuju selatan. Di Kabupaten Magelang terdapat Kali Elo yang membelah dua wilayah ini. Pertemuan kembali kedua titik itu terletak di desa Progowati yang konon dahulu di tempat itu lebih banyak wanitanya dibanding pria.
Pembagian administratif

Kabupaten Magelang terdiri atas 21 kecamatan. Kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Magelang adalah sebagai berikut.

Bandongan
Borobudur
Candimulyo
Dukun
Grabag
Kajoran
Kaliangkrik
Mertoyudan
Mungkid
Muntilan
Ngablak
Ngluwar
Pakis
Salam
Salaman
Sawangan
Secang
Srumbung
Tegalrejo
Tempuran
Windusari

Transportasi

Kabupaten Magelang berada di jalur strategis yang menguhubungkan dua ibu kota provinsi: Semarang-Yogyakarta. Kota Mungkid sebagai ibu kota kabupaten ini, berada sekitar 15 km sebelah selatan Kota Magelang. Kota Mungkid dulunya adalah wilayah perkebunan dan pedesaan di sekitar kecamatan Mertoyudan bagian Selatan dan kecamatan Mungkid bagian Utara yang kemudian dikembangkan menjadi ibukota baru Kabupaten ini dengan nama Kota Mungkid, menggantikan Kota Magelang.
Selain itu, Secang merupakan persimpangan jalan negara Semarang – Magelang – Yogyakarta dan jalan provinsi menuju Temanggung.
Dahulu wilayah Kabupaten Magelang dilalui jalur kereta api yang menghubungkan Semarang – Magelang – Mungkid – Yogyakarta, bahkan merupakan salah satu jalur kereta api tertua yang berada di Indonesia. Salah satu stasiun yang dimiliki Kabupaten Magelang saat itu adalah stasiun Blabak, Mungkid. Namun, sejak meletusnya Gunung Merapi sekitar tahun 1970-an, jalur dan stasiun tersebut rusak akibat terjangan lahar, sehingga menyebabkan jalur dan stasiun tersebut tidak dapat difungsikan lagi.
Pendidikan

Kabupaten Magelang jika dilihat dari segi pendidikan memang tidak begitu merata jika dibandingkan antara satu sekolah dengan sekolah yang lain, namun di Kabupaten Magelang ini tetap memiliki beberapa sekolah negeri unggulan. Berikut 5 besar sekolah negeri unggulan di Kabupaten Magelang :

5 SMP Negeri terbaik dari 57 SMP Negeri di Kabupaten Magelang

Nama Sekolah Alamat Status
SMP Negeri 1 Muntilan Jalan Pemuda 161 Muntilan RSBI
SMP Negeri 1 Salaman Jalan Pangeran Diponegoro Salaman RSBI
SMP Negeri 1 Mungkid Jalan Raya Magelang – Yogyakarta Km. 15 Blabak Mungkid SSN dan SKM
SMP Negeri 1 Grabag Jalan Raya Magelang – Grabag Km. 21 Grabag SSN
SMP Negeri 2 Mertoyudan Jalan Mertoyudan – Kota Mungkid Km. 8 Japunan Mertoyudan SSN

5 SMA Negeri terbaik dari 11 SMA Negeri di Kabupaten Magelang

Nama Sekolah Alamat Status
SMA Negeri 1 Kota Mungkid Jalan Mayor Unus Kota Mungkid SSN dan SKM
SMA Negeri 1 Muntilan Jalan Ngadiretno 1 Muntilan SSN dan SKM
SMA Negeri 1 Salaman Jalan Raya Magelang – Purworejo Km. 16 Salaman SSN
SMA Negeri 1 Grabag Jalan Raya Magelang – Grabag Km. 20 Grabag SSN
SMA Negeri 1 Mertoyudan Jalan Pramuka 49 Perumahan Panca Arga I Mertoyudan SSN
SMA ISLAM SECANG Jl. raya temanggung no 28 secang magelang

SMK Negeri di Kabupaten Magelang

Nama Sekolah Alamat Status
SMK Negeri 1 Ngablak Jalan Raya Magelang Kopeng Km. 26 Bandungrejo Ngablak SSN
SMK Negeri 1 Salam Jalan Krapyak Seloboro Salam SSN dan SKM
SMK Negeri 1 Windusari Jalan Lettu Subandi Patreman Banjarsari Windusari SSN

Informasi Peringkat Hasil Kelulusan Ujian Nasional 2012

SMP

SMP Negeri 1 Salaman
SMP Negeri 1 Muntilan
SMP Muhammdiyah Plus Muntilan

SMA
Jurusan IPA

SMA Negeri 1 Kota Mungkid
SMA Taruna Nusantara
SMA Negeri 1 Muntilan

Jurusan IPS

SMA Taruna Nusantara
SMA Negeri 1 Muntilan
SMA Negeri 1 Kota Mungkid

Pariwisata

Candi Borobudur merupakan obyek wisata andalan Provinsi Jawa Tengah yang kini mendapat perlindungan dari UNESCO sebagai warisan dunia (World Heritage). Selain Borobudur, terdapat sejumlah candi di antaranya Candi Mendut, Candi Pawon, Candi Ngawen, Candi Canggal, Candi Selogriyo, Candi Gunungwukir, Candi Lumbung, Candi Gunungsari, Candi Pendem, dan Candi Aso. Selain candi sebagai wisata budaya, Kabupaten Magelang juga mempunyai satu museum yang terletak di jalan antara Candi Mendut dan Borobudur, yaitu Museum Senirupa Haji Widayat.

Untuk obyek wisata alam, Kabupaten Magelang memiliki beberapa obyek wisata, antara lain kawasan wisata Kopeng, Gardu Pandang Ketep Pass juga air terjun Kedung Kayang kira-kira 5 km dari Ketep Pass, Gardu Pandang Babadan, Curug Silawe, Losari Coffee Plantation, pemandian air panas Candi Umbul dan air terjun Sekar Langit (di Kecamatan Grabag). Di samping itu Kali Progo dan Kali Elo juga sering digunakan untuk wisata arung jeram.

Beberapa obyek wisata religi yang ada di Kabupaten Magelang antara lain Langgar Agung Pangeran Diponegoro, Makam Kyai Condrogeni, Makam Sunan Geseng, Makam Raden Santri, dsb. Sedang untuk obyek wisata seni budaya dan kriya terdapat beberapa obyek wisata antara lain kesenian tradisional, kerajinan cinderamata, kerajinan mebel dan interior, serta kerajinan makanan khas.
Rupa-rupa

Armada Town Square Mertoyudan – Kab. Magelang
Makanan khas Magelang di antaranya dan yang paling eksotis adalah makanan camilan yaitu Pothil Magelang, Gethuk Trio, Wajik Salaman, Tape Ketan Muntilan, Kupat Tahu, Sop Senerek, Jeruk Keprok dan Salak Nglumut Magelang’.
Kesenian khas Magelang antara lain adalah kubro siswo, badui, dayakan dan jathilan.

Tokoh Utama yang Berkaitan

Kurniawan Dwi Yulianto salah satu pemain sepak bola Nasional yang pernah berkarir sampai ke Itali dan Swiss, dilahirkan di sebuah desa bernama Kalinegoro Kecamatan Mertoyudan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s